Mimpi Penjelma Rintik Hujan
Aku cemburu
Dengan rintik hujan yang membasahi tubuhmu sore itu
Aku juga cemburu
Dengan secangkir kopi hitam yang menghangatkan tubuhmu
Jika diijinkan olehmu
Aku ingin menjelma menjadi rintik hujan itu
Agar tak ada rintik-rintik yang lain yang bisa menyentuhmu
Jika diinjinkan olehmu
Aku juga ingin menjelma menjadi kopi hitam itu
Agar tak ada kopi hitam lainnya yang berperan menjadi penghangatmu
Namun aku tak sanggup untuk itu
Ada begitu banyak benalu yang tak bisa kubuat layu
Duri-durinya tajam, menghentikan langkahku kepadamu
Ada musuh yang bernama waktu
Detiknya hanya menimbulkan detak
Menitnya hanya menimbulkan penat
Jamnya hanya menimbulkan jin
Harinya hanya menimbulkan haru
Minggunya hanya tinggalkan sendu
Bulannya hanya tinggalkan malu
Dan tahunnya hanya menyuruhku untuk tahan
Hujan ini adalah saksi bisu
Dimana aku akan melindungimu
Dari dinginnya hujan sore itu
Dari kilatan petir itu
Dari angin badai yang bisa merusakmu
Dari semua hal yang bisa menghilangkanmu
Tapi tidak melindungi dengan dekapan
Juga tidak dengan bisikan
Tapi dengan bayangan
Yang tembus hingga tujuh kayangan
Yang berupa doa sang pengabdi tuhan
Dengan rintik hujan yang membasahi tubuhmu sore itu
Aku juga cemburu
Dengan secangkir kopi hitam yang menghangatkan tubuhmu
Jika diijinkan olehmu
Aku ingin menjelma menjadi rintik hujan itu
Agar tak ada rintik-rintik yang lain yang bisa menyentuhmu
Jika diinjinkan olehmu
Aku juga ingin menjelma menjadi kopi hitam itu
Agar tak ada kopi hitam lainnya yang berperan menjadi penghangatmu
Namun aku tak sanggup untuk itu
Ada begitu banyak benalu yang tak bisa kubuat layu
Duri-durinya tajam, menghentikan langkahku kepadamu
Ada musuh yang bernama waktu
Detiknya hanya menimbulkan detak
Menitnya hanya menimbulkan penat
Jamnya hanya menimbulkan jin
Harinya hanya menimbulkan haru
Minggunya hanya tinggalkan sendu
Bulannya hanya tinggalkan malu
Dan tahunnya hanya menyuruhku untuk tahan
Hujan ini adalah saksi bisu
Dimana aku akan melindungimu
Dari dinginnya hujan sore itu
Dari kilatan petir itu
Dari angin badai yang bisa merusakmu
Dari semua hal yang bisa menghilangkanmu
Tapi tidak melindungi dengan dekapan
Juga tidak dengan bisikan
Tapi dengan bayangan
Yang tembus hingga tujuh kayangan
Yang berupa doa sang pengabdi tuhan
Komentar
Posting Komentar