Tak lagi ada cinta sederhana
Bagiku cinta hanyalah untuk mereka
Mereka yang bertahta dan berparas rupawan
Tak ada cinta yang benar benar abadi
Cinta yang katanya menerima apa adanya
Hanyalah cerita dongeng di buku buku fiksi belaka
Semua itu palsu di dunia nyata
Karena sekarang kita berada di zaman kapitalis
Yang paling penting adalah untung dan rugi
Semuanya serba diperhitungkan
Cinta bagaikan ilmu ekonomi
Jika tidak untung maka harus di pasung
Cinta tak lagi hanya mengikat dua raga yang punya keselarasan rasa
Melainkan cinta mengikat penjual dan pembeli
Jika sudah merasa untung
Akan sangat cepat untuk menyelenggarakan ijab qobul
Sangat mudah untuk mengatakan saya terima nikahnya
Begitupun juga mengatakan saya tak lagi ingin bersamanya
Lantas dimanakah?
Cinta yang sederhana Itu
Apakah ikut menghilang bersama senja sore itu?
Cinta memang rupawan.
BalasHapusCinta memang bertahta.
Cinta tidaklah sederhana.
Namun cinta itu kaya.
Kaya akan rupa.
Dimana kita bisa menganggapnya terbaik di dunia.
Kaya akan tahta.
Karna dialah yg paling tinggi derajatnya.
Dan kaya akan segalanya.
Karna kau akan merasa lebih apabila di sampingnya.
Sangat mudah memang.
Di zaman sekarang mengatakan.
Sangat mudah pula melupakan.
Tapi, kau tau?
Semua sangat sulit untuk di relakan.
Bahkan selalu daja kau kenang.
Banyak sekali bukan.
Para pujangga merangkai kata.
Untuk nasehat para perindu.
Yang hatinya selalu saja sayu.
Jka memang senja sore itu hilang.
Perjalanan menyinarinya pasti akan terkenang.
Kehadiranya pasti akan di harapkan.
Dan kehilanganya tidak lagi di inginkan.
Biarkan senja itu hilang.
Jika terbit kelak,
Maka siapkanlah.
Dan sadarlah bahwa akan datang senja mengakhiri semuanya.
Biarkan cinta yang semacam itu pergi
HapusTahta dan paras tak pernah bisa abadi
Karena hanya menimbulkan sunyi
Dan langit tak akan pernah muncul pelangi
Hanya tercipta sendu sendu yang membuatnya layu
Dan akhirnya menjadi ragu
Lalu tercipta sajak sajak sendu
Terucap perpisahan dengan amarah
Lalu saling membenci padahal dulu sempat saling memuji
Jika senja datang lagi.
HapusCerita lama kadang kembali.
Menyisakan rindu yang membekas.
Luka yang ada akan terkupas.
Semburat cahaya
Kadang merona
Sungguh elok di pandang mata.
Namun kadang gelap tak mengais sinarnya.
Memang.
Semuanya memiliki sisi.
Sisi lain yang tak impresi.
Berharap semua akan terisi.
Dengan memori riang penuh fantasi.
Akan tetapi.
Harapan hanya berarti jika itu memang terjadi.
Tapi sadarlah
Banyak juga yang akan mati.
Tinggal menunggu kapan waktu untuk pergi
Akankah senja itu datang lagi?
BalasHapusHaruskah ku tunggu di tepi pantai dengan angin itu
Atau aku harus pergi tanpa ragu untuk membuka pintu yang baru
Bolehkah aku memilih untuk tidak dicintai dan mencintai?
Sulit sekali untuk berkata
Karena ragu telah mengahantui
Rasanya sulit sekali untuk percaya
Bahwa memang cinta itu ada
Bolehkah aku hanya mencintai diriku, ibuku, ayahku, adikku dan keluargaku?
Tapi nyatanya tidak
Karena merekapun ingin aku mencari sayapku
Dan itu sulit