Aku Belum Usai
Semua orang mendoakan segala hal tentang perpanjangan usiaku. Tapi aku rasa aku semakin takut ketika aku harus bertamabah usia bayang-bayang menjadi tua begitu menakutkan dan kenangan masa kecil begitu menggemaskan hingga aku ingin berada dalam dunia itu lagi. Semakin bertambah usia, semakin harus mengerti bahwa permasalahan hidup bukan hanya tentang membeli lolipop di supermarket bukan juga bagaimana mendapatkan boneka di time zone yang selalu tak berhasil kulakulan. Dulu ketika aku masih berumur satuan aku hanya tahu bermain dan berebut mainan. Kemudian aku menjadi puluhan, aku mulai mengenal teman dan persahabatan. Lalu menjadi belasan aku mengenal bagaiamana seharusnya manusia bermimpi. Masalah cinta, hal itu selalu hadir dalam setiap hal di kehidupan tapi menurut saya cinta tidak tentang pacaran tapi bagaimana cinta bisa memberikan kekuatan untuk orang-orang yang lemah. Hingga aku berumur 21 aku dapati cinta yang sangat hangat dari semua keluarga dari beberapa teman.
Aku sudah 21 berada di bumi dan aku mulai takut karena menjadi yang tidak tuhan ingini. Tuhan selalu memberiku kesempatan untuk tetap berpijak ketika aku tak benar-benar ingin lagi untuk berada di bumi. Ridnuku terhadap tuhanku rasanya semakin tak bisa ku bendung. Aku begitu muak dengan dunia ini. Tapi lagi dan lagi ketika aku tak ingin berada di bumi, ada begitu banyak orang yang datang untuk sekedar mendoakan agar aku menjadi sehat dan bahagia. Kemudian aku berfikir, aku memang belum selesai karena orang-orang itu ingin aku menjadi selesai dengan hidupku dan menjalani setiap langkah kehidupan menjadi yang katanya "bahagia".
Tuhanku
Kini kau beri aku tugas lagi
Aku sungguh takut tidak menjadi yang kau ingini
Tapi
Jika ini adalah keputusanmu terhadap hidupku
Maka tuntunlah aku agar aku tak keliru
Aku sudah 21 berada di bumi dan aku mulai takut karena menjadi yang tidak tuhan ingini. Tuhan selalu memberiku kesempatan untuk tetap berpijak ketika aku tak benar-benar ingin lagi untuk berada di bumi. Ridnuku terhadap tuhanku rasanya semakin tak bisa ku bendung. Aku begitu muak dengan dunia ini. Tapi lagi dan lagi ketika aku tak ingin berada di bumi, ada begitu banyak orang yang datang untuk sekedar mendoakan agar aku menjadi sehat dan bahagia. Kemudian aku berfikir, aku memang belum selesai karena orang-orang itu ingin aku menjadi selesai dengan hidupku dan menjalani setiap langkah kehidupan menjadi yang katanya "bahagia".
Tuhanku
Kini kau beri aku tugas lagi
Aku sungguh takut tidak menjadi yang kau ingini
Tapi
Jika ini adalah keputusanmu terhadap hidupku
Maka tuntunlah aku agar aku tak keliru
Komentar
Posting Komentar